Here I would like to share my cheerfulness, happiness and experience.
Sebelumnya saya ingin menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Allah Subhaanahu wa Ta'alaa atas semua anugerah yang saya terima selama ini. Wa bil khusus an-najah fil imtihan al-qobul Universitas al-Azhar Cairo Mesir.
Sebelumnya saya ingin menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Allah Subhaanahu wa Ta'alaa atas semua anugerah yang saya terima selama ini. Wa bil khusus an-najah fil imtihan al-qobul Universitas al-Azhar Cairo Mesir.
Jadi ini adalah pengalaman saya ketika berangkat ke Mesir bulan Oktober 2014. Akhirnya, mimpi waktu kecil yang terus diwanti-wanti oleh paman, pakde dan alm. bapak terwujud di tahun ini. Kalau kata orang-orang mah 'dream come true' :D .
![]() |
| with Arief & Samsul |
Kata orang-orang yang pernah naik pesawat, saat-saat yang paling menegangkan buat orang yang pertama kali naik pesawat adalah ketika take-off. Emang sih menurut ana juga lumayan. Lumayan apa ? Rasakan saja nanti sendiri :D .
![]() |
| before take-off :) don't forget to use your seatbelt |
My first flight, took about 9 hours. Lumayan juga 9 jam cuma duduk di kursi bisa bikin kesemutan. Untungnya udah pengalaman bolak-balik Tasik-Jogja naik bis (yang notabene makan waktu 8 jam). SO, it's not a big problem. Apalagi ini mah pesawat gak
Di pesawat kita (rombongan PAAM) duduk ga berjauhan, malah persis satu baris (kanan kiri masing-masing 3 kursi, tengah 5 kursi. total 11 kursi). Sayangnya ana kebagian kursi yang tengah. Padahal sebelumnya berharap pisan duduk dekat jendela pesawat biar bisa lihat pemandangan luar lebih dekat. haha -_-
Karena tujuan pesawat ini Abu Dhabi jadi mayoritas penumpang orang-orang berwajah Arab. Sebenarnya kita gak sendirian di pesawat. Soalnya ada juga rombongan mahasiswa baru al-Azhar yang berangkat bareng. Mereka dari broker Rehlata. Dan pembimbingnya juga kebetulan satu almamater sama ana :) .
![]() |
| Negara Abu Dhabi |
Singkat cerita kami pun sampai di Bandara Internasional Abu Dhabi, pemberhentian sementara sebelum terbang ke Cairo. Untuk sekelas internasional bandara ini cukup luas dan megah dengan jam penerbangan sibuk. Fasilitas juga lengkap. Pokoknya sebelas dua belas lah sama bandara Soetta. Eh tapi kayaknya lebih mewah yang ini. Tapi gatau juga sih.
![]() |
| Pesawat Jakarta-Abu Dhabi |
![]() |
| Para pejuang Islam |
![]() |
| berfoto di Passenger Area |
Cukup lama kami transit di bandara Abu Dhabi ini (6 jam). Baru nyesel juga dulu pas ditawarin sama pembimbing mau ambil pesawat yang mana. Ada yang transit-nya 4 jam dan satu lagi 6 jam. Kita mikirnya enak yang lebih lama, bisa jalan-jalan dulu lihat negri orang dan interaksi sama orang asing. Awalnya iya sesuai ekspektasi. Tapi ternyata cukup melelahkan juga hanya bolak-balik berjam-jam di bandara -__-'. Karena kita baru menyadari satu hal : kalo transit itu berarti kita nunggu di bandara sampai penerbangan selanjutnya, tanpa diperbolehkan keluar Passenger Area (area penumpang). Kalo kita keluar itu artinya kita check-out bandara alias harus beli tiket lagi kalo mau terbang ke Mesir. Walhasil mimpi jalan-jalan nikmatin kota Abu Dhabi pun kandas -,- .
FLYING TO EGYPT
Dan akhirnya tujuan yang ditunggu-tunggu pun tiba : MESIR!
Tepat jam 1 siang waktu Abu Dhabi kami check-in pesawat untuk melanjutkan penerbangan. Hari itu adalah hari Jum'at. Se-rombongan petugas bandara pria terlihat seperti baru saja selesai melaksanakan sholat Jum'at. Entah dimana mereka beribadah yang pasti mungkin di sekitar luar Passenger Area ini ada masjid yang cukup besar.
Tepat jam 1 siang waktu Abu Dhabi kami check-in pesawat untuk melanjutkan penerbangan. Hari itu adalah hari Jum'at. Se-rombongan petugas bandara pria terlihat seperti baru saja selesai melaksanakan sholat Jum'at. Entah dimana mereka beribadah yang pasti mungkin di sekitar luar Passenger Area ini ada masjid yang cukup besar.
Di dalam pesawat kami mendapat seat paling belakang. Pesawatnya lebih kecil dari pesawat yang kami tumpangi sebelumnya. Cuma ada 6 baris kursi dibagi dua sisi.
Seorang pramugari yang ana duga dari China bertanya darimana asal kami. Mungkin doi girang kali ya ketemu orang-orang se-etnis. Secara dia kerja di maskapai milik orang-orang Arab. haha.
Seorang pramugari yang ana duga dari China bertanya darimana asal kami. Mungkin doi girang kali ya ketemu orang-orang se-etnis. Secara dia kerja di maskapai milik orang-orang Arab. haha.
![]() |
| eksis wae -,- |
![]() |
Pemandangan langit Arab siang hari
|
Setelah melewati perjalanan selama 3 jam, pesawat landing di bandara internasional Cairo. Dan ini wajah-wajah sumringah para bujang yang berhasil mewujudkan salah satu mimpinya :
![]() |
| dari kiri ke kanan : Faizal, Syamsul, Zen, Ane, Arif |
*btw sorry nih fotonya cuma 5 orang. ga punya yang pas lengkap sih :v
Itu yang di belakang kalo gak jelas itu tuh tulisannya CAIRO INTERNATIONAL AIRPORT ya bukan Stasiun Lempuyangan. Apalagi Gedung DPR.
Oke deh kawan sekian kisah saya dan teman-teman. Do'akan kami semoga meraih kesuksesan di negri kinanah ini dan mudah-mudahan ilmu yang didapat menjadi berkah dan bermanfaat sekembalinya ke Tanah Air.See You !
*sebenernya ane masih mau cerita kesan pertama di Mesir. berhubung gak ada sumber foto yg memadai, mungkin kesan-kesan di Mesir nanti diceritakan di post lain
*sebenernya ane masih mau cerita kesan pertama di Mesir. berhubung gak ada sumber foto yg memadai, mungkin kesan-kesan di Mesir nanti diceritakan di post lain












Komentar
Posting Komentar